Postingan

Traveling : I am Woman In Train

Semenjak resign , profesi saya selanjutnya adalah bolak balik berpergian dengan kereta.. hahaa.. berpergian sendiri entah jarak dekat seperti Solo ataupun jarak jauh seperti ke Surabaya atau Bandung Ketika berpergian memang mau tidak mau saya harus sebangku dengan orang lain meskipun tak jarang juga saya merasakan kursi single sit . Pada saat bersamaan dengan orang lain itulah tak bisa dihindarkan percakapan yang semula hanya basa basi menanyakan arah tujuan berubah menjadi obrolan panjang. Sepanjang saya melakukan perjalanan saya merasa mendapati orang-orang yang luar biasa. Semakin saya menggali mereka, saya merasa beban hidup yang saya alami hanyalah remahan krupuk 😁 dibandingkan cerita mereka yang belum pernah saya bayangkan.. Dari merekalah saya menyadari bahwa setiap orang punya masalahnya masing- masing, bahwa saya merasa masalah saya berat ternyata diluar sana pun juga jauh lebih berat. Mereka berbicara dan saya mendengarkan, memahami bagaimana cara mereka memakn...

Proses Pembuatan SKCK Untuk Ke Taiwan

Untuk kepentingan saya ke Taiwan, salah satu syarat pembuatan visa adalah melampirkan SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian ) yang diterbitkan oleh pihak kepolisian.  Ulasan yang saya bahas nantinya adalah jalur pembuatan SKCK sesuai dengan kepentingan saya selaku istri yang mengikuti suami ke Taiwan. Inilah langkah - langkahnya : Membuat Pelaporan Ke Polsek Setempat Sebelumnya saya sempat ke Kelurahan untuk meminta surat pengantar, ternyata dari pihak kelurahan langsung mengarahkan ke polsek setempat. Di polsek kita akan ditanya sudah pernah punya SKCK atau belum. Jika sudah punya, urusannya adalah perpanjangan namun jika belum akan diberikan surat pengantar dari Polsek untuk tindakan rumusan sidik jari di tingkatan kepolisian selanjutnya yaitu Polres. Adapun persayaratan untuk pembuatan surat pengantar di Polsek diantaranya : - Foto Kopi KTP 1 lembar - Foto Kopi Kartu Keluarga 1 lembar - Foto Kopi Akte Keluarga 1 lembar - Foto Diri berwarna ukuran 4x6 background me...

Pembuatan Pasport untuk ke Taiwan

Ngakunya suka jalan jalan, tapi belum pernah ke luar negeri gara gara enggak pernah punya pasport . Eitzzz... sekarang saya sudah punya lho . Mungkin kalo suami saya enggak tugas belajar, istrinya ini enggak akan pernah punya paspor karena suami saya doyan belajar daripada pelesir. Dan inilah langkah saya dalam membuat pasport untuk saya pergi ke Taiwan. Semua serba online, jadi antrian di Imigrasi harus via online. Dipastikan anda akan ditolak ditempat ketika jawaban anda belum registrasi via online. Download " Antrian Pasport " kemudian buka aplikasi dan ikuti langkah langkah yang sudah disebutkan. Dalam beberapa kasus akan ada kericuhan dikarenakan  sistem down atau antrian penuh. Kalo saya kemarin coba buka aplikasinya pas jam magrib dan lancar banget. Saya  bisa langsung masuk dan melihat serta memilih tanggal kedatangan saya ke Kantor Imigrasi. Ketika hari kehadiran sudah ditentukan, harus ontime untuk kebaikan anda sendiri. Persiapkan dokumen dokumen asli d...

Persiapan Pergi Ke Negara Taiwan

Saya dan suami berencana untuk stay di Taiwan beberapa bulan ke depan, tepatnya bulan Agustus. Senangkah saya?.. yang jelas pikiran saya mengawang awang, bingung bin linglung. Saya bukan mantan anak kost kostan, kehidupan saya di masa lalu sungguh terjamin (paling tidak saya tidak pernah bingung cari makan karena ada ibu saya 😁) Suami saya memang memiliki impian untuk mengenyam pendidikan hingga strata teratas. Dan datanglah kesempatan yang dinanti nanti. Taiwan adalah pilihan suami saya untuk melanjutkan impiannya. Dan sebagai istri dan asisten pribadi suami, saya harus ikut ke negeri seberang. Berbagai persiapan telah dan sedang kami lakukan. Wow.. saya tidak tau bagaimana nantinya. Bahasa inggris saya pas pasan, bahasa mandarin pun masih belajaran, ah saya hanya berharap bisa selamat sampai tujuan😂. Bagaimanapun inilah komitmen saya sebagai istri. Akan mengikuti suami kemanapun dia pergi. Dan tujuan kedua saya adalah pengen tau hidup di luar negeri i...

Hati - Hati Dengan Jari

"Goblok.. gitu aja enggak tau" "Pernah disekolahin enggak sih mulutnya" "Jangan sok suci.. kamu itu jangan suka nuduh sembarangan.. (bla.. bla.. bla.. )" Itulah adalah sedikit kutipan komen yang cukup sering saya temui di akun media sosial. Jujur saya merasa jengah dan tak henti mengernyitkan dahi bahkan tak jarang saya tutup handphone saya. Bukan.. kalimat mereka bukan untuk saya. Saya hanya membaca status bahkan kilasan info dari pengguna akun lain yang kemudian di setiap status ada komen yang mengikuti. Netizen.. itulah sebutan bagi para pengguna media sosial yang kerap menimpali status atau info yang terbagi. Memang hak mereka untuk berpendapat. Tapi apakah hak berpendapat sebebas itu?... Buat saya bebas boleh namun tetap pada koridor kesantunan berkalimat selayaknya kesantunan berkata dengan orang lain. Saya cukup tercengang ketika seseorang menyampaikan informasi namun ditanggapi dengan nada dan kalimat negatif oleh netizen. Dan yang memb...

True love

Tersiar kabar meninggalnya Adara Taista, istri Rasyid Rajasa, diusia yang relatif muda 27 tahun dan diusia pernikahan 5 bulan dikarena penyakit kanker kulit. Melihat sosok Rasyid saya merasakan bagaimana dia begitu mencintai Adara dari awal pernikahan yang kabarnya dipercepat karena penyakit yang diderita Adara. Rasyid dan istri pastilah memahami betul konsekuensi perpisahan mereka dari awal, namun mereka tetap memegang harapan akan kebersamaan. Penggambaran tentang cinta memang beragam. Dan kisah mencintai pasangan sampai maut memisahkan adalah salah satu penggambaran tentang cinta sejati. Memang banyak sekali kisah tentang cinta yang mengiris hati saya selain kisah Rasyid. - Kisah penderita kanker yang harus meninggalkan suami di hari ke 2 pernikahan mereka. - Kisah seorang suami yang tiba tiba didiagnosis kanker stadium 4 dan meninggal di usia pernikahan mereka yang ke 3 bulan. - Kisah anggota polisi yang gugur saat bertugas menghadapi teroris di Surabaya. - Kisah pilot yang...

Salam UntukMu

Di lintas pergantian waktu Bersimpuh kepadaMu Merenungi setiap ketentuanMu Memahami alur takdir yang acapkali tidak kumengerti Kupanjatkan doa meminta restu atas keinginanku Dimalam pergantian hari ini Terimalah lantunan ayat dan salam dariku Wahai sang Illahi